17 April 2026

Sejarah Desa

SEJARAH SINGKAT DESA BINA BHAKTI

Desa Bina Bhakti merupakan Unit pemukiman transmigrasi Nanga Bulik IV C mempunyai luas wilayah 2.453 ha, yang pertama datang pada Hari Senin tanggal 9 bulan Nopember tahun 1992, dengan jumlah KK sebesar 300 / 1.112 jiwa, berasal dari Transmigrasi Umum yaitu berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Situ Bondo, Bondo Woso, Pasuruan dan Ponorogo sebanyak 240 KK / 880 jiwa dan Transmigrasi APPDT sebanyak 60 KK / 322 jiwa.

Sejarah pemberian nama desa bermula pada rembuk desa dengan beberapa perwakilan mengusulkan nama antara lain :

Perwakilan dari Ponorogo mengusulkan dengan nama Mulyo Rejo.
Perwakilan dari Blitar mengusulkan dengan nama Sido Rejo.
Tokoh Agama Alm. Surya Prawira mengusulkan dengan nama Bina Bhakti.

Setelah dilaksanakan musyawarah mufakat dihasilkan dengan nama Desa Bina Bhakti, Bina Bhakti berasal dari kata Bina dan Bhakti yang mempunyai maksud dan tujuan adalah kata Bina bertujuan masyarakat mendapatkan pembinaan dari Pemerintah dalam berbagai sektor yang pada waktu itu diutamakan sektor pertanian. Kata Bhakti mempunyai maksud semua warga dapat berbhakti dan menjadi warga teladan sebagai warga percontohan dengan desa lain.

Secara pemerintahan Desa Bina Bhakti di pimpin oleh beberapa orang antara lain :

Awal kedatangan warga transmigrasi di bina / dipimpin oleh KUPT bernama Kusno hingga tahun 1994.
Selesainya jatah transmigrasi ( jadup ) warga memilih Kepala Desa Bina Bhakti bernama Kapraya pada tahun 1994.
Karena dianggap kurang mampu kepemimpinan Kepala Desa Kapraya masyarakat mengangkat Pjs. Kepala Desa kembali bernama Juriyanto hingga dilaksanakannya Pilkades pertama pada tahun 1994. Dalam menjalankan pemerintahan dibantu oleh Giyanto sebagai sekretaris Desa.

Pada tahun 1998 Pilkades pertama dimenangkan oleh Ali Bin Sulam.
Karena sesuatu dan lain hal, Kepala Desa Bina Bhakti Ali Bin Sulam digantikan oleh Alm. Pjs. Ali Muhafidl. Dalam menjalankan roda pemerintahan di bantu oleh :
Gatot Suwarto sebagai Kaur Umum.
Samari Sebagai Kaur Pembangunan.
Giyanto sebagai kaur Pemerintahan.

Pilkades kedua dilaksanakan pada tahun 2003 yang di menangkan oleh Ahmad Yani, yang menjabat hingga tahun 2008. Dalam menjalankan roda pemerintahan di bantu oleh :
Nur Rohim dan Ratih Wiji Lestari sebagai Sekretaris Desa.
Gatot Suwarto Sebagai Kaur Umum
Abdul Kohar Sebagai Kaur Pembangunan
Giyanto Sebagai Kaur Pemerintahan

Pilkades ketiga dilaksanakan pada tahun 2008 yang dimenangkan oleh Hendri Widodo, yang menjabat hingga tahun 2014 dan dilanjutkan dengan sebagai Plt. Kepala Desa Bina Bhakti Hingga 26 Maret 2015. Dalam menjalankan roda pemerintahan di bantu oleh :
Ratih wiji lestari dan Ropingi sebagai Sekretaris Desa, dilajutkan oleh Joko Darwanto.
Kuswoyo sebagai Kasi Pemerintahan.
Samari sebagai Kasi Pembangunan.
Supiani sebagai Kasi Pelayanan Umum.

26 Maret 2015 hingga tanggal 06 juni 2016 Penjabat Kepala Desa Bina Bhakti adalah Ngatmono.
16 Juni 2016 hingga tanggal penjabat kepala Desa Bina Bhakti adalah Sofia Aknis Widiastuti.
Pilkades ke empat dilaksanakan pada tahun 2016 yang di menangkan oleh Ahmad Yani yg menjabat hingga tahun 2022. Dalam menjalankan roda pemerintahan di bantu oleh :
Joko Darwanto sebagai Sekretatis Desa, di Lanjutkan Slamet Wahyudi
Nasron Asis dan Yuni Pratika Dewi Kasi Pemerintahan di Lanjutkan Ibnu Ngaqil.
Siti Komah sebagai Kaur keuangan
Istiqomah kasi Kesejahteraan di Lanjutkan Titin Hartini
Kuswoyo dan Eko Setiawan kaur Perencanaan di Lanjutkan Nur Wanti
Nasron Asis Kasi Pelayanan

Tanggal 22 Desember 2022 Penjabat Kepala Desa Bina Bhakti adalah Bapak Ngatmono, S.A.P hingga sekarang sampai pemilihan kades.
Dalam menjalankan roda pemerintahan di bantu oleh :

Slamet Wahyudi sebagai Sekretatis Desa
Ibnu Ngaqil sebagai kasi Pemerintahan.
Siti Komah sebagai kaur Perencanaan.
Titin Hartini sebagai kasi Kesejahteraan
Nur Wanti sebagai kaur umum
Nasron sebagai Asis Kasi Pelayanan
Kurnia Ayu Nilam sebagai Kaur keuangan
Bagus saputra sebagai Sari Staf Desa

Copyright © 2026 Website Resmi Desa Bina Bhakti